Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini
Puncak karir adalah ketika seseorang telah mencapai profesi yang sesuai dengan IKIGAInya dan bekerja dengan melakukan sesuatu yang dia passion di situ. Untuk mencapai posisi tersebut, kita harus mulai untuk menormalisasi perbelokan karir. Karena angka riset menunjukkan bahwa kelompok orang yang karirnya berjalan dengan sedikit hambatan atau sesuai dengan yang direncanakan tidak mendominasi dibanding dengan kelompok orang yang mengalami pergantian karir di sepanjang journeynya. Karena… Terkadang kita tertarik dengan karir atau pekerjaan yang terlihat banyak gajinya tapi sedikit kerjanya. Lalu setelah kita mengambil jalan tersebut ternyata tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ingin kita kerjakan dengan love. Maka dari itu, tidak semua kesempatan itu terbungkus dengan salary atau uang. Karena bisa jadi kerja yang gajinya banyak malah mendapatkan kenaikan gaji yang cukup lama, daripada pekerjaan yang gajinya naik terus tapi bertahap dari sedikit. Jadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan siapa kita, kita harus benar-benar memahami dulu IKIGAI kita, bisa memulai riset tentang “yang dibutuhkan dunia” atau yang “kita passion di situ”. Karena kita tidak boleh hanya mengandalkan passion yang tidak terlatih. Kita harus menyeimbangkan antara perceived ability dengan actual ability kita, dengan cara meminta petunjuk atau penilaian dari circle of trust-nya kita. Yaitu orang yang dekat dan bisa memberi masukan. Riset menunjukkan bahwa hanya sedikit (±15%) orang yang memiliki self-awareness yang sangat tajam. Karena self-awareness juga merupakan skill yang bisa dilatih. Dengan menggali lebih dalam tentang diri kita, seperti Chronotype, DISC, MBTI dan yang paling penting adalah hal-hal yang ingin kita dapatkan di dunia. Value apa yang membuat hati kita enjoy ketika mendapatkannya. Seperti influence, uniqueness, money, helping others, dll. Dengan mengetahui value apa yang pas dengan kepuasan hati kita, maka kita tidak akan pusing lagi membandingkan pencapaian kita dengan orang lain. Karena setiap orang memiliki value yang berbeda. Percuma pencapaian besar jika tidak selaras dengan value kita. Reverse engineering karir adalah proses dimana kita mengulik jalan karir dengan devide it menjadi potongan small steps. 3 Net worth baru yang ketika kita dapatkan akan disusul dengan money adalah Skill (semua jenis Shaped skills), Influence dan Wellbeing. Skill bisa didapat dari passion yang terlatih atau diluar passion. Dan dengan skill tersebut kita harus memamerkannya sebagai personal branding. Wajib ada di sosmed. Kalau Multipotentialite bisa jadi cocok untuk menjadi manager/supervisor/leader, tapi tetap harus bertahap. Tanpa Influence kita akan susah mendapat akselerasi karir, karena terkesan belum terlihat manfaatnya. Terakhir adalah Wellbeing atau Health. Karena kalau kerja berlebihan dan melupakan hal ini, ujung-ujungnya akan bangkrut juga. Harus punya modal untuk memaksimalkan perjalanan karir di umur 20-an. Pelajari Interest Income, Capital Income, Sweat Income dan pasif income lainnya untuk backup failure.
0 komentar:
Posting Komentar