KUMPULAN CERITA NON FIKSI DARI "LANGIT PENGALAMAN"

Sabtu, 04 Juli 2026

Izhārul Mahāroh: Puncak Latihan Arabic Speaking Santri IMSHI

Izhārul Mahāroh adalah kegiatan yang cukup populer dan dinanti-nantikan oleh seluruh santri IMSHI. Bagaimana tidak, kegiatan ini cukup langka karena hanya diadakan sekitar satu kali dalam satu semester. Dalam kegiatan ini pula, para santri jadi bisa lembur bersama sambil bersorak-sorak dan hampir tidak ada santri yang terlelap saat kegiatan ini berlangsung.

Selain kegiatan ilqō’il kalimāt setiap ba’da dzuhur yang ditujukan untuk melatih kefasihan bahasa arab santri, di kegiatan Izhārul Mahāroh ini merupakan puncak dari latihan arabic speaking kita. Ibaratnya ilqō’il kalimāt itu hanya serangkaian batu lonjakan untuk mempersiapkan kita menuju pertunjukkan yang sebenarnya.


Setiap angkatan mendapatkan giliran untuk mengadakan kegiatan ini hanya dua sampai tiga kali saja. Karena kalau kelas 7, kita pasti dinilai belum siap dan jika dihandle oleh kelas 3 semester akhir, mereka terlalu sibuk terkait urusan kelulusan dan wisuda. Untuk PJ ustadz yang membantu kita mengurus kegiatan ini adalah para guru bahasa arab, tapi lebih khusus lagi adalah ustadz Izzan yang terlihat lebih berpengalaman dalam drama dan menguasai banyak hal tentang acara ini.


Singkatnya, Izhārul Mahāroh merupakan kegiatan sebagai ajang para santri terpilih untuk menunjukkan bakat dan keterampilan kita di depan para santri, ustadz dan orang tua. Ya, kegiatan ini juga disiarkan lewat youtube. Dan untuk rundown acaranya hampir tidak pernah berganti dari dulu sampai sekarang. Diawali dengan Sambutan oleh Mudir Ma’had, lalu ketua acara (dari santri) yang memberikan kalimat selamat datang, lalu tentunya ada Tilawah dan Khutbah. Kemudian bagian yang paling ditunggu-tunggu adalah pertunjukan Nasyid dan Drama (dengan bahasa arab), ini merupakan inti acara dengan durasi yang paling lama. Dilanjut dengan atraksi kungfu dan sisanya adalah sesi penutup dan do’a dari ustadz maupun santri.


Peran saya dalam Izhārul Mahāroh angkatan kami adalah menjadi MC dan Khotib. Jadi ceritanya, kami sedang berkumpul saat kelas malam untuk merencanakan kegiatan tersebut. Pembagian dan pemilihan peran pun dilakukan. Yang dirasa memiliki suara bagus biasanya akan menjadi tim Nasyid, yang dirasa kalistenik akan ditunjuk menjadi bagian kungfu, dan begitu seterusnya. Kebetulan saya mendapat peran sebagai MC di Izhārul Mahāroh yang pertama ini. Sebenarnya saya merasa kurang pas, karena saya bukan orang yang paling ekstrovert di angkatan tersebut, dan saat itu juga masih rawan terkena demam panggung. Tapi karena ustadz dan teman-teman saya kompak memilih, saya pun terima apa adanya. Katanya biar jadi duo kembar MC, kebetulan MC nya itu ada 2 orang biar lebih rame, jadi saya dipartnerkan dengan Hammad.



Untuk penyusunan script dan naskahnya kami lakukan sendiri, dan sedikit bantuan dari Ustadz untuk mengecek dan mematangkan. Karena kegiatan ini adalah pertunjukan yang full menggunakan bahasa arab, jadi kami mulai membuat naskahnya dengan bahasa Indonesia dulu kemudian di translate ke arab, agar lebih mudah dan terstruktur. Tentunya kami juga bertanya dengan kakak tingkat kami yang pernah menjadi MC juga di Izhārul Mahāroh angkatan mereka. Kalian bisa tonton pertunjukan kami di link youtube ini.


Dan untuk Izhārul Mahāroh yang kedua, yaitu setelah kami naik ke kelas 9, disaat musyawarah untuk perencanaan kegiatan itu, saya malah mendapatkan peran yang nggak kalah seru, yaitu menjadi Khotib. Walaupun saya sebagai orang introvert, tapi kesepakatannya memang seperti itu, mungkin salah satu pertimbangannya adalah karena saya memiliki nilai bahasa arab yang paling tinggi sekelas (tentunya hanya skala kelas B. Karena nggak tahu kenapa, sepertinya kelas B memang tempat siswa yang tertinggal sedikit daripada kelas A). Akhirnya saya paten terpilih menjadi Khotib di kesempatan kedua ini.



Sebelum berlangsungnya Izhārul Mahāroh, saya mencari-cari waktu untuk mempersiapkan naskah dan penampilan saya. Kebetulan saat itu adalah di bulan Agustus, jadi tema utama Izhārul Mahārohnya adalah tentang kemerdekaan. Berhubung banyak kosakata yang belum saya pelajari seputar kemerdekaan, jadi saya minta naskah dari Ustadznya saja untuk bagian utama isi pidatonya, selebihnya saya atur sendiri. Saya pun mulai sering diam-diam ke tempat jemuran untuk melatih hafalan dan gerakan khutbah saya agar semakin matang. Alhasil pasca Izhārul Mahāroh, Ustadz pun memberikan saya penilaian yang bagus dan mengatakan bahwa “Jika Khotib bersatu dengan Pembicara Sambutan(dari santri) maka akan menggetarkan panggung Izhārul Mahāroh”. Kalian bisa tonton fullnya di link youtube ini.



Share:

Jumat, 26 Juni 2026

Waduh-Hmmm-Lah! (3 proses belajar)

Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini

Entah saat kita main, bekerja, maupun belajar, pasti 3 proses ini akan kita lalui. Contoh saat IDN Probono Project (sebuah kegiatan untuk mencari klien dari warga sekitar untuk menawarkan jasa pembuatan flyer/banner/MMT). Saat ada pemberitahuan pasti kita akan bunyi “waduh”. Ada yang waduh karena akan bertemu dengan warga lagi, ada yang waduh karena malas satu tim dengan Si ini, ada yang waduh karena merasa gak jago desain. Nah tapi karena tidak ada pilihan lain akhirnya kita jalani. 


Lalu di tengah kegiatan salah satu dari kita pasti ada yang bunyi “hmmm”. Maksudnya adalah menggambarkan ekspresi kita yang sedang menjalani kegiatan tersebut. Ada yang “hmmm, ternyata begini ya cara mencari klien”, “hmmm, berarti begini cara desain banner yang benar”. Dan ungkapan-ungkapan itu akan memberitahu pada diri kita bahwa kita sudah mendapatkan pelajaran baru. Entah itu Ziyadah atau Muroja’ah.


Kemudian yang terakhir adalah “Lah!”. Ungkapan ini yang paling tidak penting, yaitu ketika kita terkejut karena terlambat menyadari bahwa kegiatan itu sudah selesai. Contohnya “Lah! gak kerasa udah selesai aja agenda ini”. Padahal dibalik ungkapan itu kita belum mengambil manfaat atau memaksimalkan potensi ketika menghadapi kegiatan tersebut.


Jadi intinya semua yang ada di dunia ini butuh proses. Bahkan masak Mie Instan pun juga ada langkah-langkahnya. Jalanilah proses itu sebelum berakhir dan kita akan merasakan nikmatnya proses setelah usai.

Share:

Kamis, 25 Juni 2026

Catatanku dari buku You Do You by Fellexandro Ruby

 

Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini

Puncak karir adalah ketika seseorang telah mencapai profesi yang sesuai dengan IKIGAInya dan bekerja dengan melakukan sesuatu yang dia passion di situ. Untuk mencapai posisi tersebut, kita harus mulai untuk menormalisasi perbelokan karir. Karena angka riset menunjukkan bahwa kelompok orang yang karirnya berjalan dengan sedikit hambatan atau sesuai dengan yang direncanakan tidak mendominasi dibanding dengan kelompok orang yang mengalami pergantian karir di sepanjang journeynya. Karena… Terkadang kita tertarik dengan karir atau pekerjaan yang terlihat banyak gajinya tapi sedikit kerjanya. Lalu setelah kita mengambil jalan tersebut ternyata tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ingin kita kerjakan dengan love. Maka dari itu, tidak semua kesempatan itu terbungkus dengan salary atau uang. Karena bisa jadi kerja yang gajinya banyak malah mendapatkan kenaikan gaji yang cukup lama, daripada pekerjaan yang gajinya naik terus tapi bertahap dari sedikit. Jadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan siapa kita, kita harus benar-benar memahami dulu IKIGAI kita, bisa memulai riset tentang “yang dibutuhkan dunia” atau yang “kita passion di situ”. Karena kita tidak boleh hanya mengandalkan passion yang tidak terlatih. Kita harus menyeimbangkan antara perceived ability dengan actual ability kita, dengan cara meminta petunjuk atau penilaian dari circle of trust-nya kita. Yaitu orang yang dekat dan bisa memberi masukan. Riset menunjukkan bahwa hanya sedikit (±15%) orang yang memiliki self-awareness yang sangat tajam. Karena self-awareness juga merupakan skill yang bisa dilatih. Dengan menggali lebih dalam tentang diri kita, seperti Chronotype, DISC, MBTI dan yang paling penting adalah hal-hal yang ingin kita dapatkan di dunia. Value apa yang membuat hati kita enjoy ketika mendapatkannya. Seperti influence, uniqueness, money, helping others, dll. Dengan mengetahui value apa yang pas dengan kepuasan hati kita, maka kita tidak akan pusing lagi membandingkan pencapaian kita dengan orang lain. Karena setiap orang memiliki value yang berbeda. Percuma pencapaian besar jika tidak selaras dengan value kita. Reverse engineering karir adalah proses dimana kita mengulik jalan karir dengan devide it menjadi potongan small steps. 3 Net worth baru yang ketika kita dapatkan akan disusul dengan money adalah Skill (semua jenis Shaped skills), Influence dan Wellbeing. Skill bisa didapat dari passion yang terlatih atau diluar passion. Dan dengan skill tersebut kita harus memamerkannya sebagai personal branding. Wajib ada di sosmed. Kalau Multipotentialite bisa jadi cocok untuk menjadi manager/supervisor/leader, tapi tetap harus bertahap. Tanpa Influence kita akan susah mendapat akselerasi karir, karena terkesan belum terlihat manfaatnya. Terakhir adalah Wellbeing atau Health. Karena kalau kerja berlebihan dan melupakan hal ini, ujung-ujungnya akan bangkrut juga. Harus punya modal untuk memaksimalkan perjalanan karir di umur 20-an. Pelajari Interest Income, Capital Income, Sweat Income dan pasif income lainnya untuk backup failure.

Share:

Rabu, 24 Juni 2026

Catatanku dari buku Notes From Qatar 3 by Muhammad Assad

 

Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini 

Salah itu wajar, tapi tidak belajar dari kesalahan itu Kurang ajar. kita harus berani salah dan silap, karena dalam hidup umat manusia seringkali harus melakukan kesalahan dulu dan lalu terbuka dengan kebenaran. Bahkan manusia yg paling sempurna pun juga pernah salah dalam surat ‘Abasa. Dream, Do , Deliver - memang begitu tahapan seseorang untuk sukses. Karena tanpa salah satunya juga tidak akan sempurna. Kalau hanya D1 sama dengan angan-angan, karena ga ada aksi. Kalau cuma D2 sama dengan jalan di tempat karena gak punya mimpi atau tujuan yang sebenarnya ingin dicapai. Setelah itu Deliver kesuksesanmu kepada nusa bangsa agar menjadi sebaik-baik manusia. Entrepreneur atau pengusaha adalah syarat wajib untuk membangun kemakmuran bangsa atau negara. Menurut Riset, negara akan makmur jika 5% dari penduduknya adalah Entrepreneur yang sukses, seperti contohnya Amerika. Tapi karena Indonesia masih 1-3% saja, jadi nggak mungkin bisa semaju negara maju—kecuali mungkin kalau nggak ada koruptor. Jangan marah! itu gak sehat. Tapi jangan kelamaan memendam amarah juga tidak sehat. Marah secukupnya dan untuk menahan marah bisa duduk, tidur atau mandi. Karena marah adalah api dan bisa dipadamkan dengan air. Cari tahu juga efek samping dari marah yang bisa memotivasi kita untuk tidak memberikan dampak negatif bagi sekitar, jiwa dan kesehatan kita. Dan sama halnya dengan merokok, itu sama dengan memasukkan ribuan jenis akun ke dalam tubuh kita dalam sekali hisap. Lalu ada Breaking the Limit. Manusia adalah tempatnya salah dan revisi. Dulu faktor sukses ditentukan oleh IQ (Intelligence Quotient), lalu berkembang dan keluar faktor sukses yang namanya SQ (Spiritual Quotient), lalu berlanjut sampai muncul EQ (Emotional Quotient) dan terakhir AQ (Adversity Quotient), atau kecerdasan dalam bertahan. Ini adalah faktor paling penting karena kita bisa melihat kesempatan di balik sebuah krisis (dalam surat Al-Insyirah). Bahwa cara untuk mendapatkan kemudahan adalah dengan menaklukkan kesusahan yang ada. Begitu banyak rekor yang sudah ditetapkan manusia yang dibilang tidak bisa terbalap, tapi malah terpecahkan oleh orang di masa mendatang. Makanya kita jangan terlalu memandang sebatas apa yang ditetapkan manusia. Itu bisa jadi kurang valid dan masih bisa dipecahkan. Kita juga harus selalu afirmasi untuk selalu menanamkan hal positif dalam mindset atau diri kita. Riset bilang bahwa air itu akan bereaksi dengan “mendengar” apa yang ditanamkan. Dan 70% tubuh manusia adalah dari air. Jadi output kita adalah sesuai yang kita katakan pada diri kita. Terakhir adalah tentang pria berprinsip. Seenggaknya kalau kita tidak sukses, kita tetap memegang teguh prinsip/value khusus dari kita. Layaknya uang kertas yang tidak akan berubah nilainya walau telah lecek selecek-leceknya.

Share:

Catatanku dari buku Loneliness Is My Best Friend by Alvi Syahrin

Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini 

Dalam dunia pertemanan itu tidak akan ada yang selalu berjalan mulus. Sebanyak apapun teman yang kita kenal, seakrab apapun kita dengan masyarakat terdekat kita, kita tetap akan pernah merasakan yang namanya kesendirian. Maka dari itu, kita harus berlatih untuk mengisi kesepian ini dengan hal-hal yang bermanfaat.


Masalah-masalah yang terjadi dalam pertemanan, yang naasnya membuat pertemanan kita terputus, itu semua terjadi karena sebuah ekspektasi. Ya, ekspektasi adalah musuh terbesar dalam pertemanan. Kita kerap kali berekspektasi terlalu tinggi kepada seorang teman. Kita berharap dia akan selalu menghibur dan menemani kita (pacar). Atau kita sudah terlalu yakin bahwa teman ini tidak akan putus hubungan dengan kita. Padahal ada satu hal yang harus kita sadari.


Anggapan bahwa teman itu musiman adalah suatu peristiwa ilmiah yang tepat. Jika kita pernah memiliki teman yang banyak saat SD, SMP atau SMA, pelan-pelan mereka semua akan hilang jika masa jenjang itu telah berakhir. Dan mau nggak mau kita akan mencoba untuk mencari teman baru. Tapi jangan merasa menjadi bestie dari seorang yang kita kenal dekat, karena dengan pikiran itu tak jarang kita akan berhadapan dengan kenyataan buruk seperti dikhianati oleh teman sendiri. Tapi bagaimanapun seorang muslim tidak boleh enggan bertegur sapa dengan saudaranya selama lebih dari 3 hari. Maka dari itu kita harus sangat berhati-hati ketika ingin menjalin Friendship.


Agar masa kesepian kita tidak terkesan wasting time, mala kita harus mengisinya dengan hal-hal bermanfaat. Dan langkah pertama dalam mencari teman adalah dengan mengisi tas knowledge dan praktek/pengalaman kita terlebih dahulu. Langkah ini biasanya bisa kita tuntaskan di waktu-waktu kesepian kita. Lalu jika kita merasa diri kita sudah cukup upgrade, barulah kita mencari atau bergabung dengan server atau kelompok yang sefrekuensi dengan kita. dan kita pun bisa mendapat teman baru, bahkan yang seperjuangan.


Dalam kondisi apapun kita saat ini, tetaplah bersyukur dan ambil sisi baiknya. Dalam keramaian kita bisa menjalin koneksi. Dalam Kesepian kita bisa mengisinya dengan intropeksi diri dan mencari tahu lebih dalam tentang diri kita. Kita bisa meresapi rasa makanan yang kita makan dan bisa memaknai kegiatan-kegiatan kita dengan batin yang sadar sepenuhnya. Dan jika kamu sedang galau atau gelisah karena merasa sendirian,  Ketahuilah! bahwa hanya dengan mengingat Allah hati kita menjadi tenang. Karena semakin banyak teman yang kita miliki semakin besar dan banyak juga rasa kehilangan yang harus kita relakan.


—Bersyukur dengan nikmat keluarga yang hangat—


Share:

Catatanku dari buku Menjadi Pribadi Tahan Banting by Haidar Musyafa

Baca versi terjemahan bahasa Inggris dari tulisan ini di link ini 

Kepribadian seseorang bisa di custom dan dibentuk dengan proses yang sangat panjang. Untuk itu kita harus mengenal 4 tipe kepribadian, yaitu Koleris, Melankolis, Sanguinis dan Plegmatis. Dengan mengetahui mana yang cocok dengan tipe kepribadian kita, maka semakin mudah bagi kita untuk membentuk pribadi yang tahan banting. 


Kepribadian terbentuk melalui beberapa proses dalam tubuh kita, yaitu berawal dari pikiran. Untuk itu kita harus memiliki dan membentuk pola pikir yang positif. Yaitu dengan mengatur mindset kita agar selalu berpola pikir sebagai pemenang. Kita juga tidak boleh terpikirkan oleh kesalahan atau beban pikiran kita di masa lalu. Karena itu akan menumbuhkan sifat traumatis dalam diri kita.


Kemudian setelah mendapatkan mindset yang kita inginkan beserta pola pikir yang positif, maka kita pun harus mensinergikan pikiran kita dengan hati kita, agar semua yang telah kita tanamkan dalam mindset kita menjadi tindakan yang nyata. Jadilah pribadi yang memiliki karakter jujur, mandiri, yakin, tanggung jawab, antusias, berpikir dan berjiwa besar, disiplin dan kreatif.


Pastikan untuk menghindari berbagai kebiasaan yang tanpa kita sadari malah menghambat kita menuju kesuksesan. Salah satunya adalah terlalu banyak maning-maning dan menimbang-nimbang ketika ingin mengambil sebuah langkah. Padahal langkah-langkah yang kita ambil dalam menghadapi tantangan selalu memiliki dampak positif terhadap diri kita, entah kita berhasil melewati tantangan itu atau tidak.


Selanjutnya adalah hindari kebiasaan mudah marah. Ya, tanpa kita sadari hal itu biasanya sering kita lakukan tapi masih di tahap rendah. Dengan mengetahui efek samping dari kebiasaan suka marah itu, maka kita akan lebih berkuasa memegang kendali atas diri dan emosi kita.


Karena hidup ini adalah sebuah petualangan, maka kita harus memiliki mindset untuk menerima dan menghadapi segala bentuk masalah yang datang menerjang kita. Karena kebanyakan mindset yang telah tertanam di diri kita adalah bahwa masalah itu harus sebisa mungkin kita hindari. Padahal nyatanya dengan terus lari dari masalah, maka kita tidak akan mendapat kesempatan untuk improve diri. Karena masalah itulah yang membuat pribadi kita lebih dewasa.


Kita harus berani bangkit dan menentukan langkah menuju sukses di depan. Karena kita tidak boleh menyerah hanya karena sebuah kegagalan. Untuk itu kita perlu membuat susunan rencana hidup kita dari visi dan misi yang akan memetakan langkah-langkah yang kita ambil.


Share:

Minggu, 22 Maret 2026

Belajar Tajwid

       Suatu hari Aku, Hammad dan Hafid diantar Umi pergi ke sekolah karena mengambil beberapa buku pelajaran untuk dipelajari di rumah,karena saat itu sedang musim corona. 

       Setelah mendapat buku pelajaran itu aku dan Hammad pergi ke suatu kelas. Di sana aku dan Hammad disuruh setor surat An-naba'. Aku dan Hammad sangat kewalahan. Saat setor bacaan kami kacau balau. Tajwidnya juga sangat kacau balau. Karena di rumah kami tidak pernah muroja'ah. Apalagi pelajaran tajwid yang dijelaskan di sekolahku tidak bisa kupahami, guruku pun sepertinya tidak menjelaskan dengan jelas dan teliti. Jadi ilmu tajwidnya tidak masuk dan tersimpan ke dalam pikiranku. 

       Saat perjalanan pulang Umi berkata padaku "Bagaimana setoranmu tadi, kenapa hafalan dan tajwidmu salah-salah?" tanya Umi padaku. Aku tidak menjawabnya. Umi pun menyampaikan hal itu pada Abi. Abi pun berencana akan mengajari Aku dan Hammad pelajaran tajwid dengan strategi mengajar yang lebih efisien. 

Kita menggunakan buku tipis ini sebagai panduan belajar


    Pembelajaran pun dimulai. Aku dan Hammad disuruh untuk menghafalkan pengertian hukum-hukum tajwid. Kami menghafalkan hukum Idzhar, Ikhfa, Iqlab, Idgom bighunnah, Idgom bilaghunnah, Qolqolah, ygMad Thobi'i,Tanda Waqof dll. Aku dan Hammad pun setuju. Setelah beberapa hari mempelajarinya. Aku,Hammad dan Hafid teringat kerjaan kami di rumah kakung, yaitu membuat rumah alami. Langkah awalnya adalah membuat lubang di tanah yang luas. Agar rumah kami bisa untuk tiduran dengan leluasa. Tetapi lubang kami belum cukup lebar dan dalam. Kami pun meminta izin pada Abi dan Umi agar diperbolehkan pergi. Umi dan Abi mengizinkan kami, tapi Abi menyuruh kami agar jangan membuat rumah terus di sana, kami disuruh meluangkan waktu untuk belajar tajwid bersama kakung.kebetulan kakung juga pintar tajwid karena dulu kakung kami menjadi guru Agama.Kami pun berangkat ke tempat kakung. Sesampainya di sana kami langsung melanjutkan membuat rumah. Lalu pada malam harinya kami belajar tajwid bersama Mbah kakung dan Mbah Uti. Waktu itu kami menginap di rumah kakung hanya satu hari, karena disana kami membuat rumahnya hanya pada waktu siang hari sampai menjelang salat maghrib.

     Keesokan harinya kami pulang ke rumah. Di rumah setelah salat Shubuh kami ditagih oleh Abi pelajaran tajwid yang sudah dipelajari di rumah kemarin. Kami menyetorkan pengertian bacaan Qolqolah dan huruf-hurufnya. Setelah setor Abi memberikan contoh-contoh bacaan Qolqolah pada kami dengan jelas dan kami berhasil memahaminya. Sebelum kegiatan belajar Qolqolah selesai kami mendapat PR, yaitu untuk mencari contoh hukum-hukum Qolqolah yang ada di Qur'an. Dan begitulah seluruh alur pembelajaran tajwid kita. Pertama kita belajar langsung, lalu mencari contohnya di Qur'an dan menyetorkannya di pertemuan berikutnya dengan pemahaman yang lebih mantap.

     Begitulah kiranya salah satu kegiatan rutin kami sehari-hari di saat virus korona melanda, hanya berputar-putar antara rumah kami dan rumah Kakung. Untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kami yang lainnya di masa daring, silahkan baca di postingan kami selanjutnya, see you 🤗.

Share:

Jumat, 22 Januari 2021

PENYELAMATAN KUCING

       Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. kembali lagi di Langit Pengalaman, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiyat......amiin

       Dari dulu kami memang sangat ingin memiliki hewan peliharaan kucing. Karena kucing itu memiliki bulu yang halus sekaligus imut. Tapi karena Abi dan Umi tidak mengizinkan kami,maka tertimbunlah niat memelihara kucing itu. Cerita berikut adalah kisah saat kami menyelamatan seekor kucing.


       Pada suatu hari kamis, pada saat waktu sholat subuh kami dibangunkan Umi untuk berangkat ke masjid yang paling dekat dengan rumah kami. Kami tidak berangkat ke masjid bersama Abi,karena malam kamis Abi mempunyai jadwal jaga di rumah sakit. Pada saat itu kakak kami sudah mondok dan adik terakhir kami masih belum berani berangkat ke masjid jalan kaki,jadi yang berangkat ke masjid hanya Aku dan Hammad.Setelah bangun tidur kami langsung whudu dan memakai jaket,karena pagi itu sangat dingin, walau masih terasa mengantuk kami tetap sholat Shubuh ke masjid. Kami diantar umi sampai ke luar rumah. Saat keluar rumah umi melihat ada seorang wanita berjilbab naik motor dengan kecepatan yang tinggi.tak sengaja motor itu menabrak seekor kucing yang sedang menyeberangi jalan itu. Umi pun langsung berteriak dan memberi tahu kami yang masih mengantuk. Kami bertiga pun langsung menghampiri kucing tersebut dan membawa kucing itu ke pinggir jalan. Kami mencoba memastikan kondisi kucing itu apakah sudah mati atau belum. Ternyata kucing itu masih hidup tapi kucing itu terluka cukup parah,mulutnya banyak dengan darah dan tulang kaki kiri bagian belakangnyanya patah😢. Saat kami sedang berdiskusi tentang kucing itu,tiba-tiba wanita tadi datang sambil meminta maaf karena sudah menabrak kucing itu. Wanita itu juga minta tolong pada kami agar kucing itu segera dikubur. Umi pun menyanggupinya,wanita itu pun berlalu pergi.Aku sedikit bingung,mungkin wanita itu mengira kucing itu milik kami dan sudah mati😵. Kami pun kembali ke tujuan utama,Aku dan Hammad pun berpamitan dengan Umi dan berlalu pergi ke masjid. Sepanjang perjalanan aku terus memikirkan kucing tadi.

        Sesampainya di rumah Umi sudah menaruh kucing tadi ke teras rumah kami. Aku dan Hammad pun menghampiri Umi. Umi menyuruh kami mengambil betadine,revanol dan tisu untuk mengobati mulut kucing yang berdarah. Kami tidak bisa lama-lama mengurus kucing itu, karena pada waktu itu kami harus berangkat sekolah,kami pun membawa kucing itu ke garasi rumah kami dan memberinya makan. Beberapa jam kemudian setelah pulang sekolah kucing itu mengeluarkan bau yang tidak enak,setiap orang yang melewati garasi itu pasti menghirup bau busuk. Kami juga tidak pernah memberi makan minum kucing itu,tapi kucing itu tidak kelaparan. Kami hampir mengabaikan kucing itu. Untung saja beberapa hari kemudian Abi dan Umi pergi ke gemolong sekalian membeli sabun dan makanan untuk kucing kami. Tapi tidak ada yang mau memandikan kucing itu karena baunya yang busuk. Akhirnya salah satu pembantu kami bersedia memandikannya. Setelah wangi kucing itu diberi makan,tapi kucing itu tetap tidak mau makan dan minum. Akhirnya kami membawa kucing itu ke taman kecil di lantai2 rumah kami dengan cara menggendongnya. Kami pun bahagia karena akhirnya kami bisa memelihara seekor kucing betina. Kucing itu sudah bisa berjalan tetapi masih agak pincang. Lalu beberapa saat kemudian kucing itu melarikan diri dari taman. Kami pun berusaha mencari keberadaan kucing itu dan akhirnya kami menemukannya. Beberapa menit lagi kucing itu ingin melarikan diri juga kami pun berusaha mengejar dan ternyata kucing itu memanjat genteng milik tetangga sebelah dan melompat ke bawah. Kami pun melihat ke bawah dan ternyata kami tidak melihat seekor kucing itu. Kucing itu pun menghilang entah kemana?, kami tidak mengerti

              

              Beberapa bulan kemudian pada saat masa covid 19 kami tiba-tiba melihat seekor kucing di rumah kami kami menghampirinya dan membawanya ke aula,entah kucing siapa itu kami tidak tahu. Ternyata kucing itu selalu datang ke rumah kami sebelumnya, tapi kami tidak melihatnya. Kucing itu ternyata datang ke rumah kami hampir setiap hari,jika pagi datang jika siang/sore kucing itu pulang. Kami pun menjalani hari-hari kami bersama kucing itu. Hingga pada suatu hari Hammad memegang kaki kiri bagian belakang kucing itu dan langsung saja kucing itu kesakitan dan langsung mencakar Hammad. Beruntung Hammad masih sempat menghindar. Kami pun menyadari bahwa kucing itu adalah kucing yang kami rawat beberapa bulan lalu. Menurutku kucing itu kembali untuk berterimakasih kepada kami hehehehe... Kami pun bertambah senang. Namun beberapa hari kemudian kucing itu tidak datang lagi. Tapi setelah terlewat beberapa hari kucing itu sempat datang ke rumah kami lagi. Tapi pada hari itu kucing itu malah berlarian ke genteng dan ke sawah seperti mempermainkan kami. Hammad dan Hafid pun terus mengejarnya, Akhirnya kucing itu pun menyeberangi jalan raya dan membuat para pengemudi terganggu. Salah satu tetangga yang melihat kejadian itu pun langsung memarahi mereka berdua, Hammad dan Hafid pun langsung melarikan diri. Setelah kejadian itu kucing itu tidak pernah mengunjungi kami lagi hingga saat ini.

Share:

Selasa, 12 Januari 2021

KEPITING DAN BIAWAK

Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. kembali lagi di Langit Pengalaman, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiyat......amiin

 









      Pada saat covid 19😷 datang, sekolah berubah menjadi daring(belajar di rumah) untuk mencegah penyebaran virus itu.Aku,Hammad dan hafid sangat bosan dengan pembelajaran daring itu karena tidak mempunyai banyak teman.Bahkan aku malas mengerjakan tugas- tugas yang dikirim lewat whatsaps, karena tidak ada guru yang menjelaskan.Jadi banyak sekali pr yang menumpuk.Kakak kami yang sudah mondok pun juga harus pulang ke rumah.kami tidak mempunyai handphone tapi kami mempunyai laptop Dell yang saat itu sudah rusak karena selalu digunakan untuk main game. Jadi pada saat itulaptop kami sudah tidak berguna lagi.Sebenarnya Aku sangat suka tidak belajar di sekolah,karena di rumah mempunyai waktu yang banyak untuk bermain. Tapi yang tidak aku sukai adalah banyak sekali permainan yang sudah membosankan ditambah lagi aku selalu dihantu-hantui tentang tugas sekolah yang belum aku kerjakan, bagaimana kalau di sekolah nanti guruku menagih tugas daring yang belum kukerjakan pasti aku akan dihukum.


     Pada suatu hari Aku dan Hammad memutuskan untuk membuat arena balapan🏁 kelereng yang terbuat dari kardus, kebetulan kami mempunyai banyak kelereng.Kami juga memutuskan untuk membuat permainan monopoly bersama,jadi arena monopolynya kami buat menjadi lebih besar.Pada suatu hari pun aku mempunyai ide untuk membuat permainan yang hebat🎲.Hari berikutnya lagi aku juga mempunyai ide untuk membuat permainan yang diberi nama oleh kakak kami dengan nama BATTLE FORCE🎲.Permainan ini sangatlah seru,tapi karena aku banyak tugas sekolah jadi jarang sekali aku memainkannya.


       Pada suatu hari kami ingin melihat lihat sawah belakang rumah kami.Pada musim kemarau itu banyak sekali belalang yang berkeliaan disawah itu.Kami pun berniat untuk mencari belalang sebanyak-banyaknya dan mempertarungkannya kedalam satu tempat tapi tidak ada yang mau bertarung.Aku hanya mendapat kepik🐞 yang banyak karena belalang sangat susah menangkapnya.Kami juga ingin melihat kali yang tidak terlalu jauh dari rumah kami biasanya ada orang mancing di sana.Ternyata di sana ada satu kepiting,kami ingin mengambilnya dan memeliharanya.Tetapi tidak ada yang berani mengambil kecuali Hammad. Hammad pun turun ke dalam kali yang dangkal itu dan mengambil kepitingnya.Setelah sekian lama kepiting itu dibawa kerumah,kami selalu berpikir dan bertanya pada umi apa makanan yang disukai kepiting itu.Umi menjawab makanan kepiting itu seperti bekicot dan plankton.Setelah kita menemukan bekicot,kami mendekatkannya pada kepiting itu,tapi kepiting itu tidak mau.Akhirnya lama kelamaan kepiting itu mati dan kita membuangnya karena bangkai kepiting berbau busuk.


      Sebelum kepiting itu mati kita hanya berpetualang ke sawah saja tanpa kegiatan lain.Namun setelah kepiting itu mati,kami berniat mencari kepiting lagi yang banyak dengan persiapan yang lebih matang dengan membawa senjata sederhana seperti kayu dan besi serta ember(sebagai tempat kepiting).Saat disana,Aku melihat hewan yang besar di bawah kali lalu berteriak kepada Hafid dan Hammad yang masih dibelakangku.Setelah Hammad berkata kalau itu biawak kami langsung menggejarnya dan ternyata lari kami lebih cepat darinya.Namun biawak itu selalu lari berbalik arah sehingga kita melemparnya dengan batu,tetapi hanya satu batu yang mengenainya.Kemudian biawak itu masuk ke lubang yang besar sehingga kita kehilangan sasaran.Kami pun kecewa dan senang karena sudah bisa melihat dan menggejar biawak itu.Lalu kami pulang dan memikirkan cara agar biawak itu keluar.Tetapi cara yang kita lakukan gagal.


       Oh ya setelah itu kami rajin kesawah untuk mencari kepiting.Hampir setiap pagi sekitar pukul tujuh kami pergi ke sawah untuk mencari kepiting.Karena kebiasaan kami itu banyak sekali kepiting yang kami pelihara hingga mencapai 20 kepiting,sehingga kandang yang kami buat tidak cukup untuk 20 kepiting itu.Umi pun menawarkan kandang ikan yang sudah tidak terpakai untuk mengganti kandang kepiting itu dan kami pun menyetujui tawaran itu.Kami juga memberi nama kepada kepiting-kepiting kami yang mempunyai kelebihan atau kekurangan.Nama-nama yang kami berikan antara lain adalah:Bos,Hitam,Capit satu,Laba-laba dan lain-lain.Kami berhenti memelihara kepiting karena tidak ada makanan yang bisa diberikan pada kepiting itu, sehingga banyak sekali korban kepiting yang mati kelaparan,kami pun memutuskan untuk membebaskan kepiting itu ke sawah dan tidak memelihara kepiting lagi. 

kami punya video kepiting kami yang sedang makan dengan lahapnya jika teman teman ingin melihatnya 

klik di sini

      Kami juga punya video saat memelihara kepiting di rumah Mbah Darsi(ayah dari Abi),jika teman teman juga ingin melihatnya 

klik di sini

Share:

Selasa, 05 Januari 2021

KEGIATAN PROBLEM SOLVINGKU

 Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. kembali lagi di Langit Pengalaman, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiyat......amiin

Photo di samping adalah foto Problem solving pintu mudah terbuka terkena angin. Karena pintu itu sering terbuka terkena angin yang mengakibatkan tikus🐁masuk. Abi pun berkata "Kalian ingin jadi Problem Solving (Penyelesai masalah) atau Problem Maker (Penyebab masalah) ?", kami serempak menjawab "Problem Solving🔧" dengan suara keras,"kalau ingin jadi Problem Solving carilah cara agar pintu depan itu tidak mudah terbuka terkena angin".    


      Aku dan Hammad pun berdiskusi bagaimana caranya dan segera bertindak, awalnya Hammad mempunyai ide dengan menggunakan kursi yang ditali dengan tali belahan bambu, tetapi cara itu tidak praktis.Kami pun berdiskusi lagi.Karena diskusi yang lama, akhirnya Abi berkata "jepitkan saja kertas yang terlipat di pintu" itu.Kami pun melakukanya.Tetapi saat pintu itu dibuka,kertas itu jatuh sehingga setiap masuk atau keluar harus mengambil kertas yang terjatuh itu.Akhirnya aku mempunyai ide menjahit kertas itu,Tapi lama kelamaan kertas itu sobek - sobek.


        Aku akhirnya memutuskan memplester kertas itu seperti gambar diatas.Cara itu cukup bagus dan tahan lama,tapi ada kelemahannya,kertas yang diplester itu harus diganti saat rusak.

°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·
      Aku juga pernah Problem solving mengambil benda yang jatuh di tempat tinggi. Jika teman teman ingin melihat proses penbuatan dan pengunaannya


lalu klik judul : penyelesaian masalah sehari hari dengan cara sederhana

silahkan menonton😊
                                    _°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·°·_



      Photo-photo diatas adalah foto Problem Solvingku dan Hammad memperbaiki jemuran yang rusak, tentunya dalam rangka mendapatkan uang untuk membayar utang laptop.Lumayan kami mendapatkan uang sebanyak 20.000 rupiah.

Share:

Selasa, 29 Desember 2020

KARYA - KARYAKU

Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. kembali lagi di Langit Pengalaman, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiyat......amiin


       kalau photo di atas adalah foto komik yang aku buat bersama adikku Hammad yang digambar dan ditulis dengan pensil.

¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬

      VIDEO DIATAS ADALAH VIDEO CAIRAN DESINFECTAN DAN PENGGUNAANYA
UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID 19
Share:

Minggu, 27 Desember 2020

TANAMAN MENYENANGKAN HATI

 

Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. kembali lagi di Langit Pengalaman, semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiyat......amiin

      Photo di atas itu adalah fotoku saat membrongsong/membungkus buah jambu yang masih berwarna hijau tua(belum matang) tapi sebelumnya disemprot dengan air dulu agar tidak ada telur binatang dan kutu di buah jambu itu, setelah itu baru dibungkus dengan plastik.

      Pohon jambu itu ada di rumah kami. sebenarnya tidak ada yang menanam pohon jambu itu,pohon jambu itu tumbuh sendiri dengan izin Allah SWT. kan rugi sudah dikasih oleh Allah pohon jambu itu tapi buahnya tidak diurusi. Kebetulan Aku punya banyak plastik,aku gunakan saja untuk membrongsong buah jambu itu.


      Saat sudah matang inilah hasil brongsonganku


    kalau photo di bawah ini adalah foto tanamanku

 
Sebenarnya aku tidak suka menanam,sedangkan Umiku sangat suka menanam. Tetapi pada suatu hari, saat aku makan kelengkeng aku mencoba menanam biji kelengkeng itu di luar, aku menanam kelengkeng itu sekitar sembilan biji .    ternyata setelah beberapa hari biji kelengkeng itu tumbuh tiga, tapi yang aku rawat hanya dua karena yang satu mati. akupun menunjukkannya kepada Umi dan meminta Umi pot. setelah berhari hari aku merawat tanamanku,aku melihat tanaman Umi yang banyak dan terinspirasi untuk menanam. tapi aku bingung mau menanam apa semua tanaman umi kurang menarik bagiku. Akhirnya aku memutuskan untuk menanam krokot hias. tapi aku hanya mengambil krokot hias yang sudah patah dan terbuang begitu saja, lalu krokot hias itu aku tancapkan di pot yang sudah  aku isi dengan tanah.           dan dengan izin Allah krokot hias itu pun tumbuh. 


      Di lain waktu saat aku main di aula aku melihat daun mint di lantai yang sudah terpotong dan terbuang begitu saja. aku pun mengambil daun mint itu dan menancapkannya di salah satu pot kelengkengku, aku tidak minta pot pada Umi lagi karena kupikir daun mint itu tidak akan tumbuh.Ternyata perkiraanku salah,daun mint itu tumbuh dengan subur,aku pun sangat bahagia.


cukup sekian cerita tanamanku
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 






Share:

Sabtu, 26 Desember 2020

HUTANG

 

    Abi dan Umi membelikan kami laptop dengan harga 5600.000 untuk belajar (terutama belajar mendesain) dan mencari uang. Lalu setelah mendapatkan uang Rp.5600.000 kami akan memberikan uang itu kepada Abi dan Umi sebagai ganti (utang)💵.



      Sebelumnya kami dijelaskan oleh Abi spesifikasi laptop dan cara memilihnya. Lalu kami meminjam laptop Umi untuk mencari di Google toko-toko laptop di solo, karena besok hari selasa Abi akan ke Hilal Ahmar (solo) untuk mengobati pasien dan sekalian membeli laptop. setelah beberapa jam kami tidak menemukan toko laptop yang cocok untuk kami beli. Akhirnya Abi yang mencarikan laptop untuk kami di Google.



    Keesokan harinya kami  berangkat naik mobil ke Hilal Ahmar sekalian membeli laptop. Setelah ke Hilal Ahmar kami langsung menuju toko laptop (Bisa comp). Setelah bertanya-tanya dengan penjualnya belum ada laptop yang cocok. Akhirnya kami pindah toko. Beberapa menit kemudian kami sampai di toko (Dedi comp). Lalu abi bertanya-tanya laptop yang cocok untuk mendesain. Lalu penjualnya menawarkan dua pilihan dan Abi memilih laptop putih ASUS dan meminta agar diinstalkan beberapa aplikasi untuk mendesain. Di sana kami juga mendapat cas laptop, mouse dan tas laptop.Umi mengasih uang pada kami, setelah sudah diinstalkan kami pun membayarnya dan pulang.



     Laptop ASUS putih

Spesifikasi :

-i5

-hardisk 1TB

-window 10

-gen 7

     


     Setelah sampai rumah kami menyalakan laptopnya, setelah Isya’ kami mulai belajar mendesain. Kami mencari  di Youtube Video tutorial belajar pothoshop(salah satu aplikasi untuk mendesain) dan akhirnya menemukannya. Saat dilihat muncullah iklan-iklan yang jelek, kami sebal dengan iklan itu. Lalu Abi yang bekerja (pakai laptop) di samping kami menyuruh kami mendownload saja videonya itu.”Abi laptopku tidak ada Ummy Video-nya (aplikasi untuk mendownload video),bagaimana ini?” tanya hammad. “Sisipkan saja dua huruf ‘s’ pada Link-nya’’ kata Abi. Kami pun mencobanya, kami menyisipkan dua huruf ‘s’ pada Link-nya di belakang tulisan ‘youtube’ dan ternyata bisa, muncullah tulisan ‘Download/Unduh’ kami pun memencetnya, lalu terdownloadlah video itu. 


     Malam itu kami hanya melihat dua video dan mempraktikkannya saja. Karena hari sudah malam Abi menyuruh kami tidur awal, agar bisa bangun pagi. Kami bangun pagi masih dibangunkan Abi dan Umi padahal sudah pakai Alarm hehehe (belum mandiri). 


      keesokan harinya kami juga belajar potoshop dan mempraktikkannya. Kami juga mencatat situs-situs penting yaitu :

- SaveFrom.net helper extension

-https://www.remove.bg/


       Cukup sekian ceritaku yang berjudul hutang,wassalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share:

PERKENALAN

 Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu                        Ahlan wa Sahlan,Selamat datang di Langit Pengalaman

Saya akan terus berbagi pengalaman menarik yang ditemui dalam hidup saya. Mudah mudahan bisa bermanfaat buat kawan semua.

Pertama-tama saya akan perkenalan diri

Nama saya Hammam Mubarak,biasanya hanya dipanggil Hammam.Saya anak ke-2 dari Abi dan Umi, oh ya, nama Abi saya Dwi Anton Budi cahyono dan Umiku bernama Dyah Andari.Saya mempunyai satu kakak dan dua adik(kandung) kakakku bernama Farras Sadid Shirajudin, adikku yang pertama sekaligus kembaranku bernama Hammad Zakaria kalau kamu ingin tau siapa Hammad Zakaria, klik di sini.    adikku yang ke-2 bernama Hafid Daud Zuhaily. Aku lahir di Sragen tanggal 29 September 2009 bersamaan dengan hammad selisih tiga menit. 


photo di samping ini adalah fotoku yang sedang wisata ke Agrowisata Amanah di karangpandan setelah tes pendaftaran pondok di Imtaghsighor Isykarima(karanganyar).kebetulan saat itu aku tes-nya di lembah manah karangpandan dekat dengan Agrowisata Amanah. Alhamdulillah aku diterima,padahal tes matematikanya susah dan waktunya 30 minit

 cukup segini saja perkenalanku,

wassalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. 



Share:

Rabu, 23 Desember 2020

CHANNELKU

 Selamat datang kawan kawan semua,...ahlan wa sahlan . Semoga teman teman semua dalam keadaan baik. Aamiin



Ini fotoku saat murajaah Surat Annajm. malam malam aku disuruh abiku membuat video hafalan Al Qur'an untuk diposting ke channel kebetulan malam malam kami disuruh membuat channel . Jangan dilihat gulingnya ya, heheheh. Fokus di bacaan Al quran saya. maaf kalau saat tampil ada gerak geraknya.

 

Bisa disimak di bawah.

Klik di sini 

Oh ya, sebenarnya kami juga pernah dibuatkan oleh Abi kami Channel yang bernama            Emhacare Kreatif, jika teman-teman ingin melihat videonya.....

Klik di sini

Jangan lupa subscribe, like dan share ya. Makasih



Share:

Copyright © LANGIT PENGALAMAN | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com